Rekomendasi Pemain Terbaik FPL Gameweek 2 Musim 2026/27
Persiapan menghadapi Gameweek 2 Fantasy Premier League (FPL) musim 2026/27 membutuhkan kecermatan dalam memilih amunisi terbaik. Setiap peka...
Persiapan menghadapi Gameweek 2 Fantasy Premier League (FPL) musim 2026/27 membutuhkan kecermatan dalam memilih amunisi terbaik. Setiap pekan, analisis statistik mendalam menjadi fondasi penting untuk membantu manajer FPL mengambil keputusan yang lebih tepat dan terukur.
Pada Gameweek 2 kali ini, lima pemain dari berbagai kategori harga dan posisi menjadi sorotan utama. Kombinasi antara pemain premium berpotensi tinggi, opsi bujet bernilai lebih, hingga lini belakang yang kokoh disajikan secara lengkap berikut ini.
Gelandang Premium Terbaik: Bruno Fernandes (Manchester United)
Manchester United berambisi bangkit dari kekalahan pada laga pembuka pekan lalu saat bersua tim promosi, Hull City. Pada Gameweek 2, Setan Merah akan kembali menjamu tim promosi lainnya, Ipswich Town, di Stadion Old Trafford.
Meskipun Bruno Fernandes belum memberikan hasil maksimal bagi para pemiliknya pada Gameweek 1, pemain internasional Portugal ini mencatatkan rekor yang sangat dominan di Old Trafford pada musim lalu. Hanya Erling Haaland (239 poin) yang mampu mengumpulkan lebih banyak poin FPL di laga kandang dibandingkan Fernandes yang mengemas 235 poin.
Tidak ada pemain lain yang mampu mencatatkan assist FPL lebih banyak (12) atau menciptakan peluang lebih banyak (81) dalam laga kandang musim lalu. Selain itu, Fernandes juga menempati peringkat ketiga di antara gelandang lainnya untuk catatannya dalam hal Expected Goals (xG) di kandang, yakni mencapai 7.15.
Berdasarkan data fitur Opta Player Heatmaps, Fernandes rata-rata membukukan 7,3 poin FPL per penampilan kandang sepanjang musim lalu.
Dari sisi produktivitas tim, Manchester United mencetak 39 gol di Old Trafford musim lalu. Catatan tersebut hanya kalah dari Arsenal (41 gol) dan Manchester City (45 gol). Red Devils juga menempati peringkat teratas dalam total tembakan kandang (340 kali) dan peringkat kedua untuk xG kandang (43.07).
Sementara itu, sang lawan, Ipswich Town, kebobolan 30 gol dalam laga tandang di Championship musim lalu (peringkat ke-9) dan mencatatkan 1.03 xGC saat menghadapi Sunderland pada laga pembuka mereka.
Fitur Player Points Projections memperkirakan Bruno Fernandes bakal mengantongi 7,6 poin FPL pada Gameweek 2.
Penyerang Premium Terbaik: Erling Haaland (Manchester City)
Erling Haaland gagal menyumbang poin dari gol maupun assist pada Gameweek 1 lalu, yang merupakan pertama kalinya ia mencatatkan statistik tersebut pada laga pembuka musim. Namun, angka statistik mendasar sang penyerang menunjukkan indikasi yang tetap positif.
Tidak ada penyerang lain yang melepaskan tembakan di dalam kotak penalti lebih banyak darinya (4 tembakan). Haaland juga berada di peringkat keempat untuk urusan xG dengan angka 0,68. Ia hanya berada di belakang Yoane Wissa (0,73), Thiago (0,92), dan Gonzalo García (0,95).
Data dari Opta Stats Sandbox mencatat bahwa penyerang asal Norwegia ini mengemas 12 gol tandang pada musim lalu. Ia menduduki posisi puncak untuk kategori tembakan (60), tembakan tepat sasaran (26), peluang emas atau big chances (19), dan xG tandang (11.11).
Secara keseluruhan, Manchester City mencetak 77 gol musim lalu—terbanyak dibandingkan klub mana pun. The Cityzens juga menempati urutan pertama untuk tembakan di dalam kotak penalti (429), peluang emas (120), serta total xG sebesar 79.47.
Calon lawan mereka, Crystal Palace, sebenarnya tampil tangguh di bawah asuhan Oliver Glasner musim lalu. Namun, The Eagles kini kehilangan beberapa pilar kunci dan tampak rentan secara pertahanan saat berhadapan dengan Everton pada Gameweek 1, di mana mereka mencatatkan 1.39 xGC.
Kondisi Palace makin diperberat dengan cedera yang dialami Chadi Riad, sehingga memaksa perombakan pada lini belakang mereka yang belum stabil. Musim lalu, Palace mencatatkan 7 kali clean sheet dan kebobolan 23 gol di Selhurst Park.
Alat Player Points Projections memproyeksikan Erling Haaland meraih 6,6 poin FPL pada Gameweek 2.
Gelandang Bujet Terbaik: Christos Tzolis (Arsenal)
Christos Tzolis tampil menjanjikan pada laga debut kandangnya bersama Arsenal dengan menyumbang satu assist FPL. Kendati demikian, pemain asal Yunani ini dinilai berpotensi menghasilkan poin yang jauh lebih besar.
Tzolis mencatatkan tiga kreasi peluang dan melepaskan empat kali tembakan. Di kategori gelandang, hanya Tyrick George, Cole Palmer, Kevin Schade (masing-masing 5 tembakan), serta Cody Gakpo (6 tembakan) yang melepaskan tembakan lebih banyak darinya.
Data Transfer Analytics menunjukkan bahwa Tzolis telah dibeli oleh lebih dari 150.000 manajer FPL hingga saat ini.
Arsenal tampil mengesankan saat berhadapan dengan Coventry dan berambisi melanjutkan tren positif di lini serang. The Gunners mengemas 71 gol musim lalu—hanya kalah dari Manchester City (77 gol)—serta menduduki posisi kedua untuk tembakan di dalam kotak penalti (405) dan xG (74.59).
Tuan rumah yang akan mereka hadapi, Aston Villa, menjadi tim dengan jumlah kebobolan terbanyak (4 gol) pada Gameweek 1 lalu dan berada di peringkat ke-19 untuk Expected Goals Conceded (xGC) sebesar 3.46. Villa tampak kesulitan mengatasi dampak kepergian Morgan Rogers, Youri Tielemans, dan Ezri Konsa, ditambah situasi ketidakpastian yang menyelimuti masa depan Emiliano Martínez serta Ollie Watkins.
Berdasarkan kalkulasi Player Points Projections, Christos Tzolis diproyeksikan mengumpulkan 4,3 poin FPL di Gameweek 2.
Penyerang Bujet Terbaik: Brian Brobbey (Sunderland)
Keberhasilan kampanye kuat Sunderland pada musim 2025/26 dipengaruhi oleh ketangguhan mereka saat bermain di kandang. Black Cats kini bertekad mengamankan kemenangan perdana di Stadium of Light saat berhadapan dengan Fulham.
Brian Brobbey memang belum mencetak gol pada Gameweek 1, tetapi ia berhasil melepaskan dua tembakan di dalam kotak penalti—satu di antaranya masuk kategori peluang emas—dan mencatatkan 0.62 xG.
Mengutip statistik Opta Stats Sandbox, penyerang asal Belanda ini memimpin seluruh rekannya di Sunderland pada musim lalu dalam hal tembakan tepat sasaran (18), peluang emas (16), serta xG (7.05).
Sunderland mencetak 25 gol kandang musim lalu (peringkat ke-15 di liga). Mereka juga berada di urutan ke-16 untuk total tembakan (229) dan peringkat ke-17 untuk xG (23.27).
Di sisi lain, tim tamu Fulham tampil lebih terbuka di bawah arahan pelatih anyar Álvaro Arbeloa dibandingkan saat dipimpin Marco Silva. Fulham menerima 18 tembakan dan mencatatkan 2.28 xGC kala bersua Chelsea. Sepanjang musim lalu, The Cottagers hanya mengemas 6 kali clean sheet pada laga tandang dan kebobolan 20 gol.
Proyeksi nilai poin dari Player Points Projections memperkirakan Brian Brobbey akan mendulang 4,0 poin FPL pada Gameweek 2.
Bek Terbaik: Virgil van Dijk (Liverpool)
Virgil van Dijk mengakhiri musim 2025/26 sebagai bek dengan poin FPL tertinggi ketiga setelah mengumpulkan total 175 poin. Pencapaian tersebut didorong oleh kontribusi 6 gol, di mana tidak ada pemain bertahan lain yang mendapatkan peluang emas lebih banyak daripada pemain asal Belanda ini (12 peluang emas).
Van Dijk juga menempati urutan keempat di antara para bek untuk statistik Defensive Contributions (DEFCON). Ia menjadi satu-satunya penggawa Liverpool yang berhasil mencapai ambang batas 10 kontribusi bertahan saat melawan Newcastle pada pekan perdana lalu.
Lini pertahanan Liverpool hanya kebobolan 20 gol di kandang pada musim lalu. Catatan ini merupakan yang terbaik ketiga di liga, hanya berada di belakang Manchester City (14 kebobolan) dan Arsenal (11 kebobolan). Rekor xGC kandang The Reds juga berada di urutan keempat dengan angka 22.85.
Lawan mereka, Nottingham Forest, gagal mencetak gol saat menghadapi Leeds pada Gameweek 1 dan masih dalam proses adaptasi di bawah manajer baru Oliver Glasner. Dalam laga tandang musim lalu, Forest berada di peringkat ke-14 untuk peluang emas (31) dan peringkat ke-16 untuk xG (21.85).
Alat kalkulasi Player Points Projections memberikan peluang clean sheet sebesar 30% bagi Liverpool, dengan proyeksi 4,8 poin FPL untuk Virgil van Dijk di Gameweek 2.
Sumber: Fantasy Football Fix


